Menghukum Anak Sesuai Sunnah

Menghukum Anak Sesuai Sunnah

Parenting Islami : Menghukum Anak Sesuai Sunnah

Anak adalah amanah dari Allah. oleh sebab itu orang tua bertanggung jawab untuk mendidik mereka dengan baik.  Hukuman  merupakan  alat pendidikan yang digunakan orang tua  untuk mendisiplikan anak. Tujuan dari hukuman  dalam pendidikan Islam adalah memberikan arahan dan perbaikan, bukan balas dendam.Untuk itulah orang tua harus memahami anak dan karakternya sebelum menghukumnya.

Sebagai alat pendidikan, hukuman hendaklah:

  • Senantiasa merupakan jawaban atas suatu pelanggaran.
  • Sedikit banyaknya selalu bersifat tidak menyenangkan.
  • Selalu bertujuan ke arah perbaikan dan diberikan untuk kepentingan anak itu sendiri.

Ada beberapa petunjuk lain dalam menghukum anak agar sesuai dengan tuntunan Nabi saw., yaitu:

  1. Menasihati dan memberikan petunjuk Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam pernah memberi nasihat dan petunjuk kepada Umar bin Abi Salamah ketika sedang makan,“Nak, sebutlah nama Allah. Makanlah dengan tangan kananmu dan makanlah yang ada di hadapanmu” (HR Bukhari-Muslim).  
  2. Menghentikan perbuatan anak yang salah Apabila anak melakukan perbuatan salah, maka orangtua harus menghentikan perbuatannya saat itu juga, tidak menunggu besok. Hal ini berdasarkan sabda Nabi  saw saat menghentikan orang yang berkali-kali mengeluarkan suara karena kekenyangan. “Hentikan suara dahakmu (suara kekenyangan). Karena orang yang paling banyak kenyang di dunia adalah orang yang paling panjang laparnya di hari kiamat.” (HR At-Tirmidzi).
  3. Boleh menjewer tapi tidak menyakiti Nabi saw juga pernah menjewer anak-anak yang bernama Abdullah bin Bushr dan Nu’man bin Basyir. Tapi tidak berlebihan dan disertai dengan nasihat, “Wahai anak yang tidak amanah!”
  4. Pukulan dilarang membekas di kulit.
  5. Dilarang memberi pukulan di bagian wajah kepala dan kemaluan lebih baik di bagian kaki dan tangan.
  6. Hentikan pukulan jika anak-anak minta ampun dan berlindung kepada Allah.

 

Dengan petunjuk diatas, diharapkan orang tua dapat menerapkan metode hukuman dengan bijak sesuai kebutuhan anak sehingga tidak terjadi kasus kekerasan  terhadap  anak melalui hukuman. Namun sekali kali perlu diingat bahwa hukuman adalah alternatif terakhir yang ditempuh orang tua. Nasehat dan ketegasan lebih baik daripada hukuman.Tegas berbeda dengan marah.

 

Semoga Bermanfaat

———————————–

Aqiqah Brawijaya.

Untuk Informasi Pemesanan Paket Aqiqah Kediri, Paket Aqiqah Jombang Hubungi Kami :

0852-3226-0853

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *