Kenapa Hasil Tes Positif tapi Janin Tidak Ada ?

Kenapa Hasil Tes Positif tapi Janin Tidak Ada ?

Hasil Tes Positif tapi Janin Tidak Ada, Kenapa?

Ada mitos orang jawa yang banyak beredar bahwa jika mengalami kehamilan kosong atau kehamilan anembrionik terjadi karena calon janin “diambil” oleh makhluk halus. Pernyataan tersebut tentu saja tidak benar. Dari segi medis, jenis kehamilan ini merupakan hal yang tidak jarang terjadi.

Kehamilan anembrionik dinamakan blighted ovum / BO. BO terjadi ketika janin tidak berkembang dalam rahim dan selanjutnya kehamilan akan terhenti dan terjadi keguguran. BO umumnya tidak memberikan gejala ataupun keluhan apapun sampai akhirnya terjadi keluhan pendarahan dan keguguran.

BO bisa terdeteksi melalui pemeriksaan USG dimana terdapat kantong kehamilan sebesar 25 mm tetapi tanpa adanya embrio / janin dan yolk sac. BO juga didiagnosis ketika sudah tampak janin ukuran 15 mm tanpa adanya aktivitas dari jantung janin. Penanganan BO adalah dengan kuretase dan obat-obatan untuk terminasi kehamilan. Jika sudah terlanjur terjadi keguguran maka dilakukan penanganan sesuai prosedur keguguran.

Umumnya diagnosis BO akan ditegakkan saat kehamilan berusia 10-12 minggu atau sampai terjadinya tanda keguguran. Beberapa dokter mungkin bisa menunggu lebih lama bergantung pada kondisi pasien. BO atau kehamilan kosong tidak bisa dideteksi pada minggu ke-5 kehamilan karena pada kehamilan normal pun seringkali masih belum terlihat janinnya di usia kehamilan 5 minggu dan janin baru tampak di usia 8-10 minggu.

Penyebab Kehamilan Kosong

Kehamilan kosong terjadi akibat masalah pada struktur molekuler yang membawa gen/DNA alias kromosom. Tubuh wanita akan mengenali adanya kromosom abnormal pada janin dan secara alami tidak mencoba melanjutkan kehamilan. Sebab jika dilanjutkan pun, janin tidak akan berkembang menjadi bayi yang sehat.

Selain itu, blighted ovum juga dipengaruhi oleh kualitas sperma atau sel telur yang buruk. Maka perhatikan kondisi kesehatan, serta asupan nutrisi sebelum berencana untuk hamil. Bahkan ketika tubuh mengalami stres maka kualitas sperma dan sel telur pun bisa sangat menurun.

Sebaiknya Anda melakukan kontrol kehamilan secara rutin dengan dokter kandungan ya. Biasanya dokter kandungan akan menyarankan untuk melakukan kontrol setiap 1-2 minggu sekali selama belum terlihat janin, dan jika sudah tampak janinnya bisa dilakukan kontrol rutin minimal sebulan sekali.

 

Semoga Bermanfaat

———————————–

Aqiqah Brawijaya.

Untuk Informasi Pemesanan Paket Aqiqah Kediri, Paket Aqiqah Jombang Hubungi Kami :

0852-3226-0853

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *