Kenali Tanda Bahaya Trimester 3

Kenali Tanda Bahaya Trimester 3

Kenali Tanda Bahaya Trimester 3

Memasuki masa kehamilan trimester ketiga, banyak para ibu hamil lebih berkonsentrasi pada persiapan menjelang persalinan. Tidak salah sebenarnya, namun ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan di kehamilan trimester ketiga ini. Salah satunya adalah mengenali tanda-tanda bahaya  yang menunjukkan bahwa kehamilan ibu sedang dalam kondisi tidak baik.

Sigap dalam mengenali tanda-tanda bahaya akan meminimalkan risiko tinggi bagi sang bayi maupun ibu. Berikut tanda-tanda bahaya pada kehamilan trimester ketiga :

  • Kontraksi sebelum waktunya.

Kontraksi mestinya merupakan adalah tanda persalinan segera tiba, yang diiringi dengan melebarnya leher rahim. Namun bila baru awal trimester ketiga sudah terjadi kontraksi, mungkin itu bukan tanda persalinan. Bisa jadi itu adalah kontraksi palsu (braxton hicks) ataupun kontraksi prodromal. Itu bukanlah kontraksi yang merupakan tanda persalinan. Sebaliknya, ketika terjadi kontraksi pada akhir trimester ketiga namun tak disertai tanda persalinan lainnya, sebaiknya segera temui dokter.

  • Demam Tinggi

Ibu hamil dalam usia kehamilan berapa pun bila mengalami demam atau panas tinggi perlu segera dibawa ke fasilitas pelayanan kesehatan.

Selama mengalami demam, sebaiknya Ibu minum air putih yang cukup agar tidak terjadi kekurangan cairan tubuh. Sangat dianjurkan bagi ibu hamil yang mengalami demam untuk memeriksakan diri ke tenaga kesehatan.

  • Air Ketuban Keluar Sebelum Waktunya

Dalam usia kehamilan berapa pun segeralah menuju ke tempat pelayanan kesehatan bila terjadi keluar cairan dari jalan lahir (water breaking). Perlu diperhatikan juga warna air ketuban, banyaknya air ketuban yang keluar dan baunya.

  • Sakit kepala, sakit perut dan gangguan penglihatan.

Jangan anggap remeh ketika pada trimester ketiga ibu hamil mengalami sakit kepala, sakit perut dan gangguan penglihatan. Apalagi bila disertai sesak napas, memar dan membengkaknya beberapa anggota tubuh pada waktu yang bersamaan. Ini adalah gejala preeklampsia yang merupakan komplikasi kehamilan berbahaya. Preeklampsia dapat membuat tekanan darah meningkat pesat, diiringi dengan kerusakan organ-organ di dalam tubuh, salah satunya ginjal. Saat mengalami preeklampsia jumlah protein di dalam urin cenderung tinggi karena ginjal tidak bisa menjalankan fungsinya dengan baik.

 

Pasangan orang tua seharusnya harus lebih waspada pada kehamilan sang Anak. Sehingga apabila mengalami gejala tersebut bisa segera mencari pertolongan medis agar tidak terjadi hal-hal yang tak diinginkan.

 

Semoga Bermanfaat

———————————–

Aqiqah Brawijaya.

Untuk Informasi Pemesanan Paket Aqiqah Kediri, Paket Aqiqah Jombang Hubungi Kami :

0852-3226-0853

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *