Hubungan Ibu dengan Janin

Hubungan Ibu dengan Janin

Hai, Bund! Hubungan ibu dengan anak dimulai sejak hamil, Ketika ibu mengkhayal dan memimpikan dirinya sebagai ibu (Rubin, 1975). Ibu ingin dekat, hangat, dan bercerita kepada bayinya dan mencoba membayangkan adanya tangisan bayi, gangguan terhadap kebebasan , dan kegiatan mengasuh anak.  Hubungan anak dan ibu berkembang dalam 3 fase :

  1. Fase 1. Ia menerima kenyataan biologis tentang kehamilan dengan pernyataan “saya hamil” dan menyatakan ide tentang anak di dalam tubuhnya dan gambaran sang ibu sebagai berikut :
  • Pikiran terpusat pada dirinya
  • Menyadari kenyataan dirinya hamil
  • Janin adalah bagian dari dirinya
  • Janin seolah-olah tidak nyata
  1. Fase 2. Pada saat ini ibu akan merasakan hal sebagai berikut :
  • Menerima tumbuhnya janin yang merupakan makhluk yang berbeda (pada bulan ke-5 )
  • Timbul pernyataan “ Saya akan mempunyai bayi”
  • Tumbuh kesadaran bahwa bayinya adalah makhluk lain yang terpisah dari tubuhnya
  • Terlibat dalam hubungan ibu-anak, asuhan dan tanggung jawab
  • Mengembangkan kedekatan (attachment). Wanita yang kehamilannya direncanakan akan senang dengan kehamilannya dan merasa dekat dengan bayi nya lebih awal dibanding wanita lain (Koniak-Griffin,1988)
  • Menerima kenyataan hamil, mendengar denyut jantung janin, dan merasakan gerkana janin, membuat wanita merasa tenang sehingga dapat lebih berintropeksi dan berfantasi tentang anaknya. Ia akan senang pada anak kecil.
  1. Fase 3. Ini adalah proses attachment dan ibu merasa hal-hal sebagai berikut :
  • Merasa realistis
  • Mempersiapkan kelahiran
  • Mempersiapkan diri menjadi orang tua
  • Spekulasi mengenai jenis kelamin anak
  • Keluarga berinteraksi dengan menempelkan telinganya ke perut ibu dan berbicara dengan janin.

 

Setelah 3 fase perkembangan ibu dengan sang anak di dalam kandungan. Biasanya ibu mulai mendekatkan diri dengan sang anak. Dengan cara mengajak dia berbicara, memasukkan nutrisi-nutrisi sehat untuknya, mendengarkan lagu-lagu tenang dan ayat al-Quran , memberi kasih sayang dari luar untuk sang anak. Hubungan ini bukan hanya terjalin antara ibu dan anak saja ya, mom. Hubungan ini juga terjalin dengan sang ayah. Maka peran sang ayah disini juga sangat penting bagi perkembangan sang anak.

 

Semoga Bermanfaat

———————————–

Aqiqah Brawijaya.

Untuk Informasi Pemesanan Paket Aqiqah Kediri, Paket Aqiqah Jombang Hubungi Kami :

0852-3226-0853

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *