Ayah Sering Ajak Bicara Anak Saat Di Kandungan

Ayah Sering Ajak Bicara Anak Saat Di Kandungan

Ayah Sering Ajak Bicara Saat Di Kandungan

Anak merupakan investasi orang tua. Kehadirannya telah sangat dinantikan. Orang tua akan sangat bangga bila memiliki anak yang sehat dan cerdas. Namun tahukah Anda bahwa kecerdasan anak bisa dilatih sejak dia di dalam kandungan.

Tahukah Anda bahwa suara-suara dapat mempengaruhi proses tumbuh kembang janin sampai ketika ia sudah lahir nanti?. Tidak cuma ibu, ayah pun juga penting untuk terus berkomunikasi dengan calon anaknya.

Selama ini, peran ayah sedikit lebih dinomorduakan dalam memastikan kesehatan janin. Padahal, para ahli kesehatan dari seluruh dunia menekankan pentingnya bagi para calon ayah agar terus proaktif untuk ikut menjaga tumbuh kembang bayi selama dalam kandungan.

Ini bukannya tanpa alasan karena memang sebuah penelitian pernah meneliti bahwa anak dalam kandungan lebih bisa mendengar suara yang lebih rendah yaitu suara ayah dari pada suara tinggi khas seorang ibu. Berikut yang bisa Ayah lakukan saat mengajak bicara sang Anak di dalam kandungan:

  1. Ajak bicara tentang keseharian ayah

Ayah bisa mengajak calon bayinya membicarakan dengan topik ngobrol tentang apa yang hari ini telah dilalui, apa yang dikerjakan dan bagaimana menyelesaikan masalah yang telah dilalui. Meskipun janin tidak mengerti apa yang sedang dibicarakan ayah, namun ini bisa membuat anak lebih dekat dengan ayah.

  1. Menceritakan tentang bagaimana bertemu ibu

Menceritakan ini juga sangat penting, selain menyenangkan ibu dengan topik nostalgia. Sangat bagus untuk mengetahui bahwa pada trimester ketiga, setidaknya, bayi mendengarkan dan sudah mengenal sedikit tentang keluarga mereka.

  1. Beri dongeng dan cerita ringan

Beri bayi cerita-cerita tentang dongeng dan cerita sebelum tidur dengan halus. Beberapa bayi baru akan bisa menanggapi suara yang ia dengar pada awal minggu ke-24, sementara yang lainnya mulai di antara usia 26-30 minggu. Maka sering-seringlah bercerita ya Dads!

  1. Mendengarkan lagu

Jenis musik yang kita pilih nantinya akan membentuk kemampuan penguasaan bahasa setelah si kecil dilahirkan nanti. Selain itu, hal ini juga dapat meningkatkan keterampilan motorik halus dan kasar bayi di masa perkembangannya. Karena itu, ajaklah calon bayi berkomunikasi sesering mungkin.

 

Tanpa kita sadari, si kecil akan memberikan respon tertentu terhadap suara yang diberikan, baik dengan pergerakan kecil, tendangan halus, dan sebagainya. Semakin sering ayah mengajak bayi bicara, bayi akan lebih mudah mengenali suara bapaknya saat ia lahir, lho

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *