Apakah Boleh Makan Daging Aqiqah Sendiri

Apakah Boleh Makan Daging Aqiqah Sendiri

Permasalah hukum pelaksanaan aqiqah memanglah masih banyak yang belum diketahui umum salah satunya seperti Apakah Boleh Makan Daging Aqiqah Sendiri. Tetapi sebelum itu baiknya kita mengetahui dasar dari aqiqah itu sendiri. Dalam islam kita disunahkan untuk melakukan aqiqah setiap ada anak yang lahir. Pelakasanna aqiqha sendiri memang sudah ada sejak zaman nabi Muhammad SAW. Tapi dalam pelaksanaannya memang masih banyak orang yang bimbang tentang beberapa hal, salah satunya adalah apakah boleh makan daging aqiqah sendiri.

Mengenai hukum makan daging aqiqah, ada riwayat yang mengatakan bahwa orang tua diperbolehkan memakan sebagian dari daging aqiqah anaknya sendiri. Jadi, tentang Apakah Boleh Makan Daging Aqiqah Sendiri berdasarkan pada penjelasan berikut :

Penjelasan Alasan Pertama

Penjelasan pertama berdasar dari pendapat yang disampaikan oleh Ibnu Qadamah. Beliau menjelaskan tentang aturan diperbolehkannya memakan, menghadiahkan dan menyedekahkan daging aqiqah sama halnya dengan dalam ibadah qurban.

Penjelasan tersebut juga disampaikan oleh Imam Syafi’I menjelaskan dan menyimpulkan bahwa yang lebih mendekati mengenai hal tersebut adalah aqiqah yang dikiaskan dengan ibadah qurban pada bulan dzulhijjah.

Dari pendapat yang ulama, dapat disimpulkan jika daging aqiqah boleh dimakan sendiri. Hal ini dengan syarat tidak berlebihan dan sisanya dibagikan kepada orang lain terutama fakir, miskin, kerabat dekat dan tetangga.

Aqiqah dan Qurban sendiri merupakan suatu Ibadah yang disyariatkan dengan hukum sunnah muakkad. Kesamaan  ibadah aqiqah dan qurban bisa dilihat dari sifat-sifatnya. Hal ini seperti sunnah pelaksanaannya, ukurannya yang meliputi jenis dan jumlah hewan aqiqah, serta syarat dari keduanya. Karena itu, banyak ulama yang juga menjadikan hukum makan daging aqiqah dan penyaluran daging aqiqah juga disamakan.

Penjelasan Alasan Kedu

Penjelasan yang kedua melihat dari keterangan yang disampaikan oleh umul mukminin Aisyah RA yang artinya:

“Aqiqah yang sesuai sunah adalah untuk anak lelaki dua ekor  kambing, anak perempuan seekor kambing. Yang dimasak utuh tulangnya dan tidak dipecah tulangnya. Daging Aqiqah tersebut boleh dimakan sendiri, diberikan ke orang lain dan disedekahkan”. (Musnad Ishaq bin Rahuyah, Nomer 1292)

Berdasarkan dari hadits yang disampaikan diatas, menjelaskan jika pengolahan daging aqiqah adalah dengan tulang kambing dimasak utuh dan tidak dipecah. Setelah itu hasil masakan dapat dimakan sendiri, diberikan kepada orang lain dan juga disedekahkan. Dalam hal ini tidak ada keterangan yang secara jelas yagn menyatakan bahwa apakah orang yang aqiqah tidak boleh makan dagingnya.

Semoga Bermanfaat

———————————–

Untuk ayah bunda yang mencari hewan yang baik untuk dijadikan aqiqah sang buah hati tentu butuh waktu yang cukup lama. Tenang, ayah bunda tidak perlu khawatir lagi walaupun ayah bunda tak punya cukup waktu untuk datang langsung ke pasar hewan dan memilihnya sendiri. Sekarang ada Aqiah Brawijaya yang siap membantu aah bunda dalam menyiapakan keperluan aqiqah anda untuk membuat momen anda dan si kecil lebih sempurna.

Untuk Informasi Pemesanan Paket Aqiqah Kediri, Paket Aqiqah Jombang, bida Hubungi Kami :

0852-3226-0853

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *