4 Prinsip dalam Penerapan Hukuman Bagi Anak

4 Prinsip dalam Penerapan Hukuman Bagi Anak

4 Prinsip dalam Penerapan Hukuman Bagi Anak

Pemberian hukuman sebenarnya  merupakan cara lain dalam mendidik anak, jika pendidikan tidak bisa lagi dilakukan dengan cara memberikan nasehat, arahan, kelembutan, ataupun suri tauladan. Tetapi perlu diingat bahwa hukuman ada beberapa macam dan bukan hanya dengan memukul. Ada beberapa prinsip yang harus diperhatikan dalam penerapan hukuman, yaitu :

  1. Prinsip Psikologis (kejiwaan) Setiap orang tua berkewajiban mencermati tingkah laku anak- anaknya, baik dari segi tabi’at, pembawaan, kesenangan, akhlak dan kejiwaannya. Sebagaimana ungkapan al-Ghazali: “Bila dokter mengobati seluruh pasiennya dengan satu macam obat saja, tentu banyak dari  mereka  yang  akan  mati.Dengan memahami psikologi anak , maka hukuman yang diberikan kepada anak akan lebih bermakna. Sehingga benar-benar meninggalkan perbuatannya yang tidak benar.
  2. Prinsip Kasih Sayang Salah satu syarat hukuman secara pedagogis ialah hukuman diberikan atas dasar cinta kasih sayang.Ini berarti anak kadangkala dihukum bukan atas dasar benci atau ingin menyakitinya,atau karena ingin balas dendam. Orang tua memberikan hukuman demi kebaikan anak. Oleh karena itu setelah hukuman diberikan, diupayakan terciptanya suasana kasih sayang antara orang tua dan anak.
  3. Prinsip keadilan M. Ngalim Purwanto berpendapat bahwa, “dalam menghukum hendaklah kita bersikap adil”.Hal yang sama juga dikemukakan Charles Schaefer bahwa untuk kepentingan keadilan, tetaplah diingat untuk mempertimbangkan hal-hal sebagai berikut: pelanggaran pertama atau sudah beberapa kali, pelanggaran karena dorongan yang tiba-tiba, tingkah laku yang umum dan pelanggaran karena tekanan tekanan atau situasi tertentu”. Jadi hukuman yang diberikan sepadan dengan besarnya kesalahan yang diperbuat oleh anak dan disesuaikan dengan pribadi dan watak yang bersangkutan.
  4. Prinsip tanggung jawab M. Ngalim Purwanto mengemukakan pendapat bahwa, “hukuman yang kita berikan kepada anak hendaknya dapat menimbulkan rasa tanggung jawab padanya”.Ini  berarti  bahwa  hukuman  yang diberikan  dapat membuat anak lekas insaf dan  menyadari kesalahannya, bukan malah tidak mengakui kesalahannya dan melemparkan kesalahan itu kepada orang lain, dalam arti tidak berani bertanggung jawab atas perbuatannya.

Demikian prinsip-prinsip dalam penerapan hukuman bagi anak. Semoga Anda menjadi Orang tua yang bijak dalam memberi didikan kepada anak.

 

 

Semoga Bermanfaat

———————————–

Aqiqah Brawijaya.

Untuk Informasi Pemesanan Paket Aqiqah Kediri, Paket Aqiqah Jombang Hubungi Kami :

0852-3226-0853

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *